Kata Kunci Al Quran: SHIDQ (2)
11 Maret 2006

Apakah kejujuran hanya diperlukan oleh kaum muslimin? Apakah kejujuran itu hanya merupakan ungkapan kata-kata?

Kejujuran tidak hanya dibutuhkan oleh kaum muslimin, orang kafir pun membutuhkan kejujuran. Ayat berikut memperlihatkan bahwa Fir'aun pun membutuhkan kejujuran. Musa berkata, 'Dan apakah kamu akan melakukan ini kendati pun aku tunjukkan kepadamu sesuatu keterangan yang nyata? Fir'aun berkata, 'Datangkanlah sesuatu (keterangan) yang nyata itu, jika kamu adalah termasuk orang-orang yang jujur (benar) (Asy Syu'ara/26:30-31). Hal ini berarti bahwa kejujuran merupakan nilai yang bersifat universal, yang diperlukan dan dinilai baik oleh siapapun.

Ayat dan hadits berikut ini memberikan gambaran bagaimana Islam menghargai kejujuran. Di antara orang-orang Mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah, maka di antara mereka ada yang gugur. Dan diantara mereka pula yang menunggu-nunggu, dan mereka tidak sedikit pun merubah janjinya (Al Ahzab/33:23)

Sesungguhnya kejujuran itu membawa seseorang pada kebajikan, dan kebajikan itu membawa seseorang ke surga, dan sesungguhnya seseorang berkata jujur hingga dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Sesungguhnya dusta itu membawa seseorang ke arah fujur (dosa) dan fujur itu membawa ke neraka, dan sesungguhnya seseorang itu itu berdusta (secara terus-menerus) hingga dicatat di sisi Allah sebagai pendusta (HR. Bukhari)

Jum'ah Amin Abdul 'Aziz menyebutkan beberapa bentuk dari kejujuran, yaitu: Shidqul Lisan (benar dalam perkataan), Shidqun Niyat wal Iradah (niat dan kehendak yang benar), Shidqul 'Azm (tekat yang benar), Shidqu fil 'Amal (jujur dalam beramal), dan Shidqul Wafa' bil 'Ahdi (menepati janji dengan benar)

Berikut ini kisah bagaimana seorang sahabat dalam menepati janji dengan benar. Anas menceritakan pamannya, Anas bin Nadhar tidak ikut perang Badar bersama Rasulullah saw, maka hal itu membuat hatinya tidak enak, lalu mengatakan: pertama kali peperangan yang dihadiri oleh Rasulullah SAW, yang aku sendiri tidak mengikutinya, jika Allah memperlihatkan kepadamu suatu peperangan bersama Rasulullah SAW niscaya Allah akan mengetahui apa yang akan aku lakukan.

Anas berkata: Anas bin Nadhar mengikuti perang Uhud pada tahun berikutnya kemudian bertemu dengan Sa'ad bin Mu'adz, kemudian Sa'ad bertanya: mau kemana? Maka ia menjawab, "Inilah bau surga, yang aku dapatkan dari perang Uhud." Maka ia berperang, hingga terbunuh, ternyata di tubuhnya terdapat delapan puluh lebih tusukan dan pukulan pedang dengan tombak, maka saudara perempuannya berkata, "Saya tidak mengetahui saudaraku kecuali di tengah anak-anaknya, maka turunlah firman Allah: Diantara orang-orang yang beriman ada orang-orang rijal yang jujur (menepati ) apa yang mereka janjikan kepada Allah."

Jika sebuah janji terasa menguntungkan kita, biasanya kita dengan mudah akan memenuhinya. Berbeda halnya jika janji itu terasa merugikan/menyakitkan, kita akan berusaha menghindari janji yang telah disepakati. Allah swt telah mengabadikan kisah seorang sahabat yang rela memenuhi janjinya kepada Allah, walaupun akibat pemenuhan janji itu dia harus terbunuh.

Dari berbagai bentuk kejujuran yang disebut di atas, kejujuran yang manakah yang sering tidak kita lakukan dan adakah diantara bentuk kejujuran itu yang sudah melekat dengan diri kita. Tugas kita bersama untuk menjadikan kejujuran sebagai bagian dari diri kita!

Progress Report adalah laporan perkembangan pekerjaan pelanggan. Link ini, merupakan bukti keseriusan kami terhadap amanah yang diberikan pelanggan kepada kami.


Kata Kunci Al Quran:
Oleh: Ust Ahmad Hariyadi
SHIDQ (2)
11 Maret 2006
Apakah kejujuran hanya diperlukan oleh kaum muslimin? Apakah kejujuran itu hanya merupakan ungkapan kata-kata? Kejujuran tidak hanya dibutuhkan...


Menggapai Sukses
Oleh: Ust. Heru Pudji Hartanto
11 Maret 2006
Mendengar kata sukses, terbersit dalam benak pikiran kita adalah segala hal yang berkaitan dengan "ukuran" sukses itu sendiri, yaitu kuantitas dari...

arsip hanif

Si Buta Membawa Obor
11 Maret 2006
Pada malam yang gelap, di sebuah dusun terpencil, seorang nenek tua hendak bermaksud pergi ke kiwan (kamar mandi ala desa-sebuah bilik di pojok....

arsip hikmah